Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Memahami lebih lengkap tentang bahaya kode OTP

 Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi tentang kode OTP yang mungkin bagi sebagian pembaca sudah sering mendengarnya, contohnya saat kita login ke M banking atau kadang saat kita sedang melakukan transaksi online, pasti akan dikirim kode OTP melalui sms atau email, kode tersebut biasanya berisi kurang lebih 6 digit angka random yang harus kita masukan untuk melakukan konfirmasi,  kode ini tidak boleh diberikan kepada siapapun karena kode ini berfungsi sebagai validasi dan mencegah adanya tindakan penyalahgunaan akun, tapi apakah kita menyadari seberapa pentingnya OTP dan kenapa kode ini tidak boleh kita berikan kepada siapa pun? Yuk, pahami bagaimana kode ini bisa menjaga keamanan data kamu... atau bahkan sebaliknya.

Memahami lebih lengkap tentang bahaya kode OTP

Di Era cyber crime sekarang ini sangat penting untuk bisa meningkatkan kemungkinan pencurian dan kebocoran data digital. Karenanya, setiap perusahaan harus dapat menerapkan mekanisme keamanan data yang kuat. Banyak perusahaan, seperti Google, Facebook terutama website online shop yang telah mengaplikasikan sistem two-step authentication atau autentikasi berlapis di situs mereka untuk melindungi pengguna dari proses login atau transaksi yang mencurigakan. Salah satu caranya adalah penggunaan teknologi OTP.

Apa sih kode OTP itu?

Pertama kita ketahui dulu apa itu Kode OTP, OTP atau One-Time Password adalah kode verifikasi atau kata sandi sekali pakai yang terdiri kurang lebih 6 digit karakter (seringkali angka) unik dan rahasia yang umumnya dikirimkan melalui SMS atau e-mail. Setiap kode yang dikirimkan ini umumnya memiliki masa berlaku yang sangat singkat, biasanya hanya berlaku selama 5 menit saja.

Kapan kode OTP diperlukan?

Kode OTP biasanya dikirimkan dalam bentuk SMS atau e-mail oleh pihak bank, aplikasi, atau operator terkait dan digunakan sebagai bentuk keamanan untuk mengkonfirmasi login atau transaksi yang dilakukan secara online. Karena itu, kode OTP bersifat rahasia dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun, baik keluarga, kerabat dekat, bahkan pihak pengirim kode apalagi yang mengaku sebagai karyawan/perwakilan dari perusahaan yang mengirimkan kode OTP tersebut, jadi ketika ada orang yang mengaku sebagai perwakilan dari perusahaan tertentu dan meminta kode OTP yang sudah dikirim, maka berhati-hatilah sebab kode OTP itu hanya boleh diketahui dan dipergunakan oleh kamu sendiri.

Kenapa kode OTP tidak boleh diberikan kepada siapa pun?

Salah satu cara untuk melindungi data dari kejahatan yang terjadi di dunia digital adalah dengan tidak membagikan kode OTP milik kita kepada orang lain karena tujuan dari kode OTP ini adalah sebagai bentuk keamanan, kode OTP seringkali dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal yang tidak diharapkan seperti ingin mengambil data kamu dan melakukan transaksi dengan menggunakan identitasmu.

"Prinsipnya, jika pelaku penipuan berhasil mendapat kode OTP, maka keamanan perbankan atau aplikasi yang dimiliki seseorang tidak lagi terjamin keamanannya," ujar Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Pak Ahmad Ramli.

Pak Ahmad Ramli juga mencontohkan salah satu kasus pencurian kode OTP yang baru-baru ini terjadi dilakukan dengan modus seseorang menelpon mengaku sebagai petugas kartu kredit. Kepada korbannya, pelaku mengatakan bahwa kartu kredit yang ia miliki sedang disalahgunakan orang lain dan pura-pura ingin membantu untuk memblokirnya. “Penipu meminta korban untuk menginfokan OTP yang masuk beruntun ke ponselnya. Padahal, justru penipu tersebut yang tengah melakukan transaksi ilegal menggunakan kartu kredit korban yang OTP-nya dikirim ke nomor ponsel korban sebagai pemilik kartu kredit tersebut,” dari kejadian diatas Pak Ramli berpesan agar jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun jika memang tidak merasa melakukan request kode OTP.

Kamu bisa membayangkan kode OTP sebagai kunci rumah. Kalau kunci rumah ini berpindah tangan, kamu memberikan akses kepada orang lain untuk masuk kedalam rumah dan mengambil isi rumahmu. Dalam hal kode OTP, kamu memberikan akses kepada orang lain untuk masuk ke akun yang kamu miliki, yang mana didalamnya terdapat informasi pribadi kamu, seperti nomor KTP, alamat rumah, informasi kartu debit/kredit, dan lainnya yang bisa dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apabila hal ini terjadi, pelaku bisa mengambil alih akun milikmu dengan mengganti informasi pribadi di dalamnya sehingga tidak bisa kamu akses kembali atau menggunakan informasi pribadi kamu yang ada di dalamnya untuk hal-hal tidak diharapkan dan mengatasnamakan dirimu.

Memahami lebih lengkap tentang bahaya kode OTP

Bagaimana caranya mengetahui ada yang berusaha menyerang akun yang kamu miliki?

Masyarakat perlu waspada dengan upaya penipuan atau kejahatan di dunia maya yang semakin marak. Ada banyak modus dan motif yang dilakukan oleh pelaku dengan tujuan untuk mengambil keuntungan, maka dari itu kamu harus jeli dan bisa memahami jika akun atau data pribadimu ada yang menyelah gunakan

Berhati-hatilah terhadap pihak yang menghubungi kamu dan mengaku sebagai perwakilan dari pihak tertentu serta meminta kamu untuk memberikan kode OTP yang dikirimkan kepadamu. Pihak yang mengirimkan kode OTP selalu mengingatkan untuk tidak memberikan kode tersebut kepada siapapun termasuk pengirim. Karena itu, jika ada yang meminta kode OTP Tersebut maka sebaiknya kamu abaikan saja.

Tidak hanya itu, apabila kamu menerima rentetan SMS berisi kode OTP, bisa jadi pelaku mencoba masuk ke akun milikmu secara paksa. Segera ganti password atau PIN yang kamu miliki dan hubungi customer service untuk melaporkan adanya kejadian tersebut, kamu bisa langsung mengganti password dan PIN melalui gadget yang kamu miliki sebagai pertolongan pertama jika kamu  tidak bisa menghubungi customer service.

Jika kamu juga berasa ada aktifitas di salah satu akun pribadimu yang mencurigakan, maka segera lakukan seperti yang sudah saya jelaskan di atas, bisa memulai dengan mengganti password dan menghubungi customer service untuk meminta bantuan pengecekan.

Kode OTP Sering Terlambat Masuk?

Memang sedikit menjengkelkan juga sih saat kita melakukan transaksi dan kode OTP yang harus kita masukan tidak kunjung datang, Akibat keterlambatan ini, pengguna bisa gagal bertransaksi atau melakukan verifikasi. Sebab, kode ini hanya berfungsi lebih kurang selama 5 menit saja dan ada juga sejumlah layanan yang hanya menyediakan satu kali pengiriman kode OTP Pembatasan waktu dan pengiriman hanya sekali itu memang dilakukan sebagai bentuk keamanan juga tapi yang perlu kita ketahui ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi keterlambatan datangnya kode OTP. Hal ini bisa terjadi disebabkan oleh tiga kemungkinan. Kemungkinan pertama, para penyelenggara konten, layanan, atau aplikasi tidak melakukan perjanjian kerja sama (PKS) dengan operator. Sementara kemungkinan kedua memang secara teknis karena jaringan seluler yang kurang baik. biasanya operator hanya akan mengirim SMS kode OTP milik para penyelenggara konten yang telah memiliki perjanjian kerja sama dan terdaftar di operator. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyalahgunaan kode OTP oleh para penipu. jadi operator tidak akan mengirimkan OTP yang tidak memiliki PKS. Hal ini dilakukan agar bisa diketahui bahwa pengirimnya adalah pengirim yang sah. Kemungkinan ke 3 adalah jika kode OTP dikirim dalam bentuk SMS maka silahkan periksa pulsa yang ada di kartu seluler kamu, saya pernah mengalami kejadian otp tidak masuk karena kata customer service dari si aplikasi tersebut mengharuskan kita memiliki pulsa untuk bisa menerima kode OTP.

Kesimpulan

OTP adalah sistem yang mengirimkan kata sandi melalui pesan yang hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu ke ponsel Anda untuk proses persetujuan transaksi perbankan dan login akun tertentu. Cara kerja OTP ini juga terbilang mudah. Segera setelah pengguna memasukkan username dan kata sandi untuk login, OTP langsung dikirim ke ponsel.

Kode OTP yang dikirimkan ke ponsel Anda tentu berguna untuk memastikan keamanan data pribadi. Kerahasiaan OTP ini amat penting karena umum digunakan pada aktivitas verifikasi perbankan. Karena kerahasiaan kode ini penting, maka Anda harus bisa menjaganya agar tidak jatuh ke tangan orang lain. Misalnya saja dengan cara selalu waspada dan teliti, mengganti password secara berkala, tidak memberikannya kepada orang lain, dan tidak memberikan informasi terkait kartu kepada orang lain.

Anibar Studio
Anibar Studio Seorang pemuda dari kampung yang pekerjaanya sebagai petani tapi disisi lain mempunyai hobi juga dibidang teknologi.

Post a Comment for "Memahami lebih lengkap tentang bahaya kode OTP"